Semarang — Dalam upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi informasi kesehatan, Poltekkes Kemenkes Semarang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan Quantum GIS (QGIS) Tingkat Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di LKP Wahana Komputer Semarang.
Pelatihan ini diikuti oleh 19 tenaga kependidikan yang tergabung dalam Tim IT jurusan/prodi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di bidang kesehatan, khususnya dalam pengelolaan dan visualisasi data spasial.

alam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG), pengenalan aplikasi QGIS versi 3.34 (Prizren), hingga praktik langsung dalam pengolahan data spasial. Salah satu fokus utama pelatihan adalah pembuatan peta tematik persebaran kasus stunting di Kota Semarang, yang relevan dengan kebutuhan analisis data kesehatan masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui metode presentasi, diskusi, dan praktik langsung. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama pada sesi studi kasus, di mana mereka berhasil mengolah data dan menghasilkan peta tematik lengkap dengan elemen kartografi seperti judul, legenda, skala, dan arah utara.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan kemampuan GIS dalam mendukung kegiatan akademik, penelitian, serta layanan administrasi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi fondasi awal untuk pengembangan analisis data spasial yang lebih kompleks di masa mendatang.
Ke depan, Poltekkes Kemenkes Semarang berencana untuk menyelenggarakan pelatihan lanjutan di bidang teknologi informasi guna memperkuat kompetensi digital sumber daya manusia, sekaligus mendukung optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam menunjang kegiatan akademik, layanan administrasi, dan pengembangan institusi.



